Berkemah di Sekolah ?? Asyik Juga Lho…

“Ayah, Adil hari Sabtu akan berkemah bersama teman-teman Pandu eS – i – Te.” Demikian sambutan anakku ketika aku baru saja tiba di rumah sepulang dari kantor. Dengan wajah nampak berseri, kelihatan dial sangat senang menyambut kegiatan perkemahan tersebut. “ Rencananya kemah di mana nak ?” selidikku dengan mimik rasa ingin tahu. “ Di sekolah yah” jawab anakku antusias. Deg ! rada kaget aku mendengarnya. Mungkin itu pula yang dirasakan oleh para orang tua lainnya.

Berkemah adalah salah satu sarana pembinaan generasi muda ternasuk juga peserta didik di sekolah yang bertujuan meningkatkan percaya diri dan kemandirian. Disamping itu pula untuk meningkatkan kualitas hubunganpribadi antar pesertanya.sementara banyak pula yang menyelenggarakan perkemahan sebagai ajang konsolidasi internal komunitas atau organisasinya. Namun berkemah sering diidentikkan dengan tenda-tenda yang berdiri ditengah alam raya, api unggun dan sebagainya. Model yang seperti itu tentunya akan membutuhkan biaya besar dan tenaga yang banyak.

“Lho, mengapa kemahnya di sekolah ?” tanyaku keheranan. Spontan anakku menjawab,”Kata bu guru, sebelum kita berkemah di alam bebas, ada baiknya kita berlatih berkemah di sekolah.” Aku mendengarkan kata-katanya sambil mengernyitkan dahi. “Juga untuk belajar jauh dari orang tua untuk sementara.” Sambung anakku yang kini duduk di kelas 3 tersebut. “Hmm.. boleh juga penjelasannya.”pikirku.

Selain itu para orang tua juga dapat dengan mudah mengunjungi anak-anaknya yang sedang berlatih berkemah tersebut. Memang, berkemah di sekolah, biasanya juga dilatar belakangi oleh :

  1. Lingkungan sekolah sudah di kenal olah para siswa. Hal ini dianggap penting agar tidak terjadi phobia lingkungan
  2. Karakter siswa kelas 1 – 3 yang masih ego sentris dan masih mencari-cari jati diri, sehingga melalui perkemahan ini, mereka dapat lebih mengenal dirinya dan lingkungan. Yang juga cukup penting adalah memunculkan sebuah perasaan bahwa dia masih memerlukan orang lain di sekitarnya.
  3. Guru dalam hal ini, juga ingin mengenalkan situasi sekolah di luar jam belajar, terutama di malam hari.
  4. Jika terjadi satu dan lain hal, dapat segera ditangani dan dIdatangkan orang tuanya.

 

Dalam perkemahan yang berlokasi di lingkungan sekolah, ada beberapa hal yang perlu dicermati, di antaranya adalah :

  1. Gunakan tenda sebagai tempat anak-anak latihan tidur dalam perkemahan.
  2. Guru pembina ikut tidur di dalam tenda bersama anak-anak, hal ini dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi mereka.
  3. Karena di lingkungan sekolah biasanya juga dekat dengan pemukiman penduduk, pastikan untuk menyampaikan pemberitahuan kepada aparat dan warga sekitar, bahwa kemungkinan besar terjadi sedikit kebisingan terutama di malam hari.
  4. Pahamkan kepada seluruh peserta, untuk sedapat mungkin menghindari area yang biasa digunakan untuk belajar-mengajar, agar tidak terajadi perasaan yang menjemukan karena berada di lingkungan sekolah.
  5. Jika cuaca di luar memburuk. Pastikan para peserta tetap tidur di dalam tenda, meski didirikan di dalam ruangan.

Untuk kebutuhan acara, hendaknya para pembina mempersiapkan tempat dan kegiatan yang merupakan replika dari alam bebas, seperti pohon-pohon, sungai atau kolam, batu-batuan, ranting-ranting. dsb. Agar terbangun pula suasana alam bebas. Sebagai sebuah contoh, dirikanlah tenda di dekat pohon yang ada di sekolah atau letakkan tanaman yang tumbuh di dalam pot dekat tenda. Buatlah pohon topi atau rak sepatu dari ranting-ranting yang juga di letakkan di dekat tenda. Taruh pula bebatuan besar di sekitar tenda. Untuk kolam atau sungai dapat dibuat dengan alas plastik. Bisa diperindah dengan mesin air mancur atau air terjun, atau bahkan diletakkan ikan-ikan hidup di dalamnya.

“Ayah, reguku mendapat predikat regu terkompak tadi!” Teriak anakku saat ku jemput dia di sekolahnya. Terlihat sumringah, sambil mengelus-ngelus pin penghargaan di dadanya. “Enak lho yah ! kemah di sekolah, ada merayap di kolam, jalan malam-malam bersama bintang. Pokoknya seru deh yah ! “ pungkasnya.

Hmm… kemah di sekolah ?? boleh juga..

Selamat mencoba.

Ditulis oleh ayahnya Adil sebagai ucapan terima kasih kepada para pembina PANDUSIT di sekolahnya

Satu Tanggapan to “Berkemah di Sekolah ?? Asyik Juga Lho…”

  1. terima kasih kepada kaka-kakak pembina anak saya adil. semoga pandu sit semakin jaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: